pembentukan pemerintahan kolonial Hindia-Belanda. Pada awal abad XIX Jawa Setelah pemerintahan Inggris berakhir, yaitu pada tahun 1816, Indonesia kembali dikuasai oleh Pemerintahan Hindia-Belanda. Pada masa ”kedua” penjajahan ini, yang sangat terkenal adalah sistem tanam paksa yang diterapkan oleh Van den Bosch. Dewan Hindia Belanda sebagai dewan legeslatif diganti dengan Dewan Penasehat. 3. Membentuk sekretariat negara (Algemene Secretarie). 4. Pulau jawa dibagi pulau jawa di bagi menjadi 31 kabupaten 5. Para bupati dijadikan dalam pemerintahan Belanda dan diberi pangkat sesuai dengan ketentuan kepegawaian pemerintah Belanda. 2. Pemerintahan Kolonial. Sejak masa Daendels, gubernur jenderal merupakan wakil langsung raja Belanda. Dalam melaksanakan tugasnya, gubernur jenderal masih tetap didampingi oleh Raad van Indie (Dewan Hindia). Namun berbeda dengan masa VOC, pada masa Daendels kedudukan gubernur jenderal tidak berada dalam Raad melainkan di luar lembaga tersebut 7. Tanam paksa merupakan salah satu kebijakan pemerintah kolonial Hindia Belanda yang diterapkan setelah Belanda mengeluarkan banyak dana untuk keperluan perang, di antaranya adalah …. a. Perang Aceh dan Perang Padri b. Perang Diponegoro dan Perang puputan Margarana c. Perang Diponegoro dan Perang Banjar d. Perang Diponegoro dan Revolusi Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu.

mengevaluasi penjajahan pemerintahan hindia belanda